Cek Daftar Provinsi Yang Siap PPDB Daring Hanya 14 Provinsi -->

Cek Daftar Provinsi Yang Siap PPDB Daring Hanya 14 Provinsi

Kamis, 28 Mei 2020

Nadiem: Peniadaan UN 2020 Tak Ganggu Penerimaan Siswa Baru

Belajardirumah.org -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong pemerintah daerah menerapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara daring (dalam jaringan, atau online). Cara ini untuk mengantisipasi risiko penularan covid-19.

"PPDB pada masa pandemi ini memang didorong secara daring. Tetapi kalau tidak bisa, maka bisa menggunakan luring (luar jaringan), tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan," kata Plt. Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Hamid Muhammad, dalam telekonferensi kepada wartawan, Kamis (28/5).

Dia menjelaskan, hanya 14 provinsi yang siap melakukan PPDB secara daring untuk tingkat SMA dan SMK. Provinsi ini yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau.

"Ada 19 provinsi PPDB campuran, yaitu daring dan luring. Ada satu provinsi yang belum melaporkan sampai sekarang yaitu Papua," ujarnya.

Kemudian terdapat 221 kabupaten/kota yang siap melakukan PPDB tingkat SD dan SMP secara daring. Lalu ada 177 kabupaten/kota yang melaksanakan PPDB daring dibantu oleh Pusat Data dan Informasi Kemendikbud. Sedangkan sisanya melaksanakan secara luring maupun belum melaporkan.

Hamid mengungkapkan, saat ini baru ada 8 dinas pendidikan tingkat provinsi yang menerbitkan petunjuk teknis (juknis) PPDB SMA dan SMK. Sedangkan untuk PPDB SD dan SMP, baru 317 kabupaten/kota yang sudah menerbitkan juknis.

"Sedangkan 197 kabupaten/kota kami masih terus menunggu dan ini umumnya berada di Indonesia timur. Kami tetap tunggu sampai pertengahan bulan Juni," ucap Hamid.

Staf Ahli Bidang Regulasi Kemendikbud, Chatarina Muliana Girsang, mengatakan mekasnime PPDB 2020 harus merujuk kepada Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Bagi sekolah yang terpaksa menggelar PPDB secara luring, kata dia, diwajibkan memberi pengumuman agar peserta yang mendaftar mengikuti protokol kesehatan.

"Tetapi protokol kesehatan itu harus dilaksanakan dengan ketat, harus pakai masker, harus ada tempat cuci tangan, pembersih tangan, disinfektan dan seterusnya. Kemudian jaga jarak itu harus dilakukan,” ucap Chatarina.

Diketahui bahwa Kemendikbud mencatat ada sekitar 10,9 juta calon peserta didik yang akan mengikuti PPDB 2020. Dari tingkat PAUD sekitar 2,3 juta, tingkat SD sekitar 4,1 juta, tingkat SMP sekitar 3,4 juta, dan tingkat SMA/SMK sekitar 3,4 juta.

Daya tampung dari tingkat SD sampai SMA/SMK dinyatakan masih cukup. Pasalnya untuk SD ada daya tampung 5,1 juta, kemudian SMP sekitar 3,7 juta, dan SMA/SMK sekitar 4 juta. 
(Sumber : Medcom.id)