Pengalaman Belajar dari Rumah, Meisya Siregar Akui Betapa Sulitnya Pekerjaan Guru, Guru itu Mulia

Pengalaman Belajar dari Rumah, Meisya Siregar Akui Betapa Sulitnya Pekerjaan Guru, Guru itu Mulia

Sabtu, 16 Mei 2020

Postingan Instagram Meisya Siregar.

Belajardirumah.org -  Artis dan presenter, Meisya Siregar mengatakan hikmah kebijakan belajar dari rumah membuatnya lebih menghargai profesi guru. 

Ia kini merasakan sulitnya menjadi guru saat harus mendampingi anaknya belajar dari rumah dan juga harus melakukan kegiatan sehari-hari. 

"Hikmah belajar 14 hari ini, kita merasakan mengajar dan mendidikan anak. Biasanya kan tugasnya antara guru dan orangtua 50:50, sekarang 80 persen orangtua, 20 persen guru. sekarang tuh kita lebih banyak merasakan pekerjaan guru itu sulit," kata Meisya saat dihubungi Kompas.com. 

Menurutnya, profesi guru adalah mulia. Meisya mengatakan, menjadi guru tak hanya membutuhkan Intelligence Quotient (IQ), melainkan juga harus memiliki Emotional Quotient (EQ). 

" Guru itu memiliki punya kesabaran menghadapi perilaku murid-murid yang berbeda-beda. Aku sangat jauh lebih respect. Yang pasti sih, mulai dari sekarang akan lebih besar lagi menghargai peran guru mendidik anak-anak kita di sekolah," kata Meisya. 

Meisya mengatakan peran mendidik anak di sekolah membutuhkan kerjasama antara guru, orangtua, dan siswa. Dengan mendampingi belajar anak, orangtua akan membantu tugas guru di sekolah. 

Meisya merupakan ibu dari tiga anak yaitu Lyrics Syabila Mu Saqeena (14), Song Louisa Mu'Khadijah (9), dan Muhammad Bambang Arr Reybach (3). 

Meisya mengakui memiliki banyak tantangan ketika mendampingi anaknya belajar terutama anak keduanya, Louisa. Bagi Meisya, proses belajar Louisya kerap banyak terdistraksi dan terhambat karena belum ada memiliki kesadaran untuk belajar. 

"Yang buat repot anak kedua (Louisya). Umurnya dia belum punya tanggung jawab mengerjakan pekerjaan rumah, bangun masih siang. Kesadarannya itu yang cukup bikin repot. Tapi ya namanya anak kecil ya," ujar Meisya. 

Tantangan yang Meisya hadapi saat mendampingi Lousiya belajar yakni mudahnya Louisya terdistraksi seperti ingin makan, mau istirahat, dan mandi. Bagi Meisya, situasi ini berat untuk dijalani. 

"Yang paling kecil Bambang juga kan masih cari perhatian. Sama ke kakaknya juga, rebutan mau pakai laptop," ujar Meisya sambil tertawa. 

Saat mendampingi anak belajar dari rumah misalnya belajar atau mengerjakan tugas, Meisya mengaku berbagi peran bersama suaminya.

Sumber : www.kompas.com