PJJ, Guru Dapat Kuota Internet Gratis dari Sekolah

PJJ, Guru Dapat Kuota Internet Gratis dari Sekolah

Kamis, 14 Mei 2020

Program Guru Berbagi Bantu Guru Mengajar dari Rumah

Belajardirumah.org -  Setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim merevisi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2020 tentang Juknis BOS Reguler, guru merasa terbantu terutama dalam hal penyediaan barang atau jasa. Salah satunya pemberian paket data yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Hal tersebut dikemukakan oleh salah satu tenaga pendidik di SMPN 46 Bandung, Muhamad Asnan Wiguna.

“Dapat bantuan dari sekolah berupa kuota internet gratis sebanyak 24 Gb untuk melangsungkan PJJ. Baru-baru ini diberikan, tepatnya minggu kemarin,” ujar Asnan kepada Jabar Ekspres, Minggu (19/4).

Asnan yang saat ini berstatus guru honorer dan belum memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) merasa terbantu dengan pengadaan paket data yang diberikan oleh sekolah. Terlebih ketika proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berlangsung selama darurat Covid-19.

“Pemberian paket data ini sangat membatu, apalagi kerja dari rumah dan tidak ada pemasukan. Alhamdulillah dapat bantuan untuk melanjutkan proses PJJ,” tandasnya.

Bantuan berupa paket data gratis juga dilakukan oleh SMAN 27 Bandung. Humas SMAN 27 Bandung Ati Hadiati mengatakan, bantuan sudah diberikan kepada guru maupun siswa sejak awal April.

“Dari awal April kami memfasilitasi guru dan siswa berupa kuota internet gratis. Kurang lebih 140 siswa sudah menerima bantuan, namun kami memprioritaskan untuk siswa yang kurang mampu,” katanya, kemarin.

Lebih lanjut Ati mengungkapkan, bantuan berupa kuota internet terasebut tidak hanya digunakan oleh guru untuk proses belajar mengajar saja. Namun juga untuk  menginput nilai ke e-rapor serta laporan ke pengawas dan pembina selama PJJ berlangsung.

Ati berharap bantuan yang bersumber dari dana BOS ini mampu meringankan beban guru serta siswa saat PJJ selama darurat Covid-19 berlangsung.

Dilansir dari laman kemendikbud.go.id, Mendikbud memberlakukan Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Juknis BOS Reguler. Dalam permendikbud baru itu, diatur ketentuan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa digunakan untuk membeli pulsa internet bagi guru dan siswa dalam mendukung pembelajaran dari rumah selama masa darurat Covid-19.

Dalam Pasal 9A Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020, disebutkan bahwa selama masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat, sekolah dapat menggunakan dana BOS Reguler untuk pembiayaan langganan daya dan jasa.

Adapun kategori pembiayaan langganan daya dan jasa tersebut meliputi pembelian pulsa, paket data, layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik atau peserta didik dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumah. Ketentuan penggunaan dana BOS Reguler  ini berlaku mulai April 2020 sampai dengan dicabutnya penetapan status kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19 oleh pemerintah pusat. (mg7/tur)