Rizal Ramli Minta Presiden & Mendikbud Agar Sekolah Dibuka Tahun Depan, Emak-emak Langsung Balas Ini -->

Rizal Ramli Minta Presiden & Mendikbud Agar Sekolah Dibuka Tahun Depan, Emak-emak Langsung Balas Ini

Jumat, 29 Mei 2020

Rizal Ramli Minta Presiden & Mendikbud Agar Sekolah Dibuka Tahun Depan, Emak-emak Langsung Balas Ini

Belajardirumah.org -  New normal telah ditetapkan pemerintah pusat, seluruh siswa mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) akan kembali belajar di sekolah pada bulan Juli 2020 mendatang.

keputusan tersebut memicu pertentangan dari berbagai pihak.

Satu di antaranya disampaikan oleh Pakar Ekonomi dan Politikus Indonesia sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Rizal Ramli.

Dirinya mendesak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim untuk menunda kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Hal tersebut disampaikan Rizal Ramli lewat status twitternya @RamliRizal; pada Rabu (27/5/2020).

Dalam statusnya, Rizal Ramli mengingatkan keputusan tersebut tidak tepat.

Sebab, kasus virus corona atau covid-19 di Indonesia masih meningkat setiap harinya.

Dirinya pun berharap agar kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat diundur hingga tahun depan. 



"Corona masih belum betul2 menurun. Banyak SD, SMP padat sekali. Nyaris sulit utk jaga jarak," tulis Rizal Ramli.

"Pres @jokowi & Nadiem mohon sekolah SD, SMP & SMA diundur sampai awal tahun depan," tambahnya.

Saran tersebut diungkapkan Rizal Ramli merujuk pada kebijakan sejumlah negara seperti Jepang.

Jepang yang diketahui memiliki langkah penanganan serta kedisiplinan warga yang tinggi terhadap virus corona, katanya bahkan menetapkan kegiatan belajar mengajar di sekolah hingga awal tahun 2021 mendatang.    

"Jepang yg penanganan Corona & social distance -nya terjaga juga undurkan sekolah sampai Januari," ungkap Rizal Ramli.

Pernyataan Rizal Ramli mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat.

Banyak pihak menilai dimulainya kegiatan belajar mengajar di sekolah pada masa pandemi dapat menambah banyak kasus covid-19 baru, khususnya pada anak-anak. 

Ciutan Rizal Ramli tanggal 27 Mei 2020, jam 9 pagi itu segera mendapat ratusan respon dari warganet, yang mayoritas kaum ibu-ibu.

Mudah dipahami karena kaum ibu-ibu yang sangat dekat dan khawatir dengan anak-anak mereka, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang belum tampak ujungnya saat ini.

Beberapa ragam komentar mereka dapat disimak di bawah ini ;

@Rozalena123  Dunia anak = dunia bermain. Saya sbg guru, bingung banget gimana caranya membuat anak2 patuh menjaga jarak fisik pas jam istirahat.

@Rozalena123 Dunia anak = dunia bermain. Saya sbg guru, bingung banget gimana caranya membuat anak2 patuh menjaga jarak fisik pas jam istirahat.

@rhesya_s25 Pertanyaan saya : Jika Pemerintah "memaksakan" kenormalan baru, tp dlm perkembangannya kemudian menghasilkan klaster2 baru pandemik covid-19; apa kompensasi dan tanggung jawab Pemerintah...???

@miehendar Sy setuju pak Rizal, kekhawatiran ibu terhadap anak sangat besar di saat pandemi ini masih tinggi.....semoga jadi pemikiran para pejabat pemerintah......

@ria_otoluwa Kalau situasi msh seperti ini trus Pemerintah maksa anak2 harus sekolah aku NO!! gak apa2 tahun ajaran baru ini anak2 sya gak naik kelas sya gak terima jika kehilangan anak gara2 Virus

@buknegilang  Saya sbg ortu anak SD mendukung penuh twit bpk

@hasya_uzma Dari awal Bandara tutup pelabuhan tutup pastinya tidak akan menyusahkan rakyat seperti ini.
Contoh Negara Taiwan berhasil menangani CORONA dan rakyatnya bisa bergerak kemana2 sekolah bekerja hidup normal. Tdk seperti di Indonesia

@AisyahAndy Sebagai ibu, saya juga khawatir Pak klo sekolah mulai dibuka, Loudly crying faceLoudly crying face
#TolakBukaSekolahMasaPandemi.

Hingga Kamis (28/5) malam ini twit Rizal Ramli perihal penundaan sekolah yang ditujukan ke Presiden Jokowi dan Mendikbud Nadiem Makarim sudah diretweet hingga 2800 kali dan dilike hingga 7400 warganet. (Sumber : Tribunnews.com)