Cair, Berikut Jadwal Pencairan BLT Rp600 Ribu Tahap 3, Segera Cek Namamu

Cair, Berikut Jadwal Pencairan BLT Rp600 Ribu Tahap 3, Segera Cek Namamu

Selasa, 08 September 2020

Penerima BLT DD di Pringsewu Disalurkan Lewat Bank | Harian Momentum

Belajardirumah.org -   Kementerian Ketenagakerjaan telah selesai menyalurkan dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 1 dan 2 kepada sekitar 5,5 juta penerima. Kini Kementerian Ketenagakerjaan tengah menunggu penyerahan data calon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 3 dari BP Jamsostek.

Sebelumnya, Kemnaker telah menyalurkan dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu kepada sekitar 2,5 juta penerima pada tahap 1.

Pencairan tersebut dilakukan sejak program dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu ini diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 27 Agustus 2020.

Kemudian penyaluran tahap 2 sebanyak 3 juta penerima dimulai sejak 4 September 2020, setelah Kemnaker menerima data calon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu pada Selasa, 1 September 2020.

Kini Kemnaker tengah fokus menunggu data calon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 3 untuk selanjutnya dilakukan check ulang selama empat hari.

Oleh karena itu, bagi pekerja yang belum menerima, berikut cara untuk mengetahui terdaftar atau tidaknya sebagai penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu.

Pertama, pekerja harus memastikan diri bahwa mereka telah memenuhi syarat calon penerima BLT sesuai yang ditetapkan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah dalam dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji atau Upah bagi Pekerja atau Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menurut Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, beberapa syarat calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu adalah:

* Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK);

* Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;

* Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan;

* Pekerja/buruh penerima upah;

* Memiliki rekening bank yang aktif;

* Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.

Kedua, memastikan bahwa nomor rekening pekerja sudah diserahkan pihak perusahaan atau pemberi kerja kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengkonfirmasi langsung ke HRD (SDM) perusahaan atau pemberi kerja untuk memastikan apakah data nomor rekening sudah disampaikan ke BPJS Ketenagakerjaan atau belum.

Ketiga, peserta BPJamsostek juga bisa langsung melihat di situs resmi terkait pendataan program bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu di web sso.bpjsketenagakerjaan.go.id. Dari web tersebut pekerja bisa mengecek apakah nomor rekeningnya sudah terdaftar atau belum.

Bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tersebut ditargetkan menyasar sekitar 15,7 juta pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta.

Sementara itu, terkait jadwal pencairan dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 3 diungkapkan Deputi Direktur Bidang Humas dan Antara Lembaga BP Jamsostek Irvansyah Utoh Banja.

Menurut Utoh pihaknya akan kembali menyetor data calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 3 pada pekan ini.

Hanya saja Utoh enggan membocorkan jumlah data calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu yang akan diserahkan ke pihak Kemenaker.

Saat ditanya terkait jadwal pencairan bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu, Utoh menegaskan bahwa hal tersebut adalah ranah Kemnaker.

BP Jamsostek sendiri menyampaikan bahwa dari target 15,7 calon penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu, pihaknya baru menerima 14,2 juta nomor rekening pekerja calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu.

Agus menambahkan dari jumlah tersebut data yang valid baru mencapai 11,3 juta. Oleh karena itu pendaftaran calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu diperpanjang hingga 15 September 2020.**