KABAR GEMBIRA ! Cek sekarang, Mulai Bulan Ini Masyarakat Akan Mendapatkan Bantuan Pulsa Rp 150 Ribu Dari Pemerintah

KABAR GEMBIRA ! Cek sekarang, Mulai Bulan Ini Masyarakat Akan Mendapatkan Bantuan Pulsa Rp 150 Ribu Dari Pemerintah

Rabu, 09 September 2020

Sri Mulyani Beberkan Proyeksi Terburuk Ekonomi RI Tahun Ini - Rakyat NTT

Belajardirumah.org -    Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah membuat beberapa program-program bantuan sosial kepada msayarakat sebagai bentuk upaya percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan Indonesia bisa terlepas dari jurang resesi.

Program-program terdahulu telah menghabiskan anggaran negara mencapai Rp 203,9 triliun yang dialokasikan atau dibagi ke semua progam mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa, Kartu Prakerja, Kartu Sembako, Bantuan Sembako, Bantuan Subsidi Listrik, Bantuan Subsidi Upah (BSU) pekerja yang gajinya dibawah 5 juta hingga Bantuan Sembako Jabodetabek.

Tidak hanya program-program bantuan subsidi berupa uang dan sembako pemerintah, Mulai bulan September hingga Desember 2020 masyarakat akan mendapatkan bantuan pulsa senilai Rp 150 ribu.

Setiap orang akan mendapatkan bantuan ini dan diberikan setiap bulan, dari bulan September hingga Desember mendatang.

Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan No 349/KMK.02/2020 Tentang Biaya Paket Data dan Komunikasi Tahun Anggaran 2020.

"Bantuan Subsidi  kali ini diberikan kepada masyarakat, dengan menyasar Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK),masyarakat umum dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang membutuhkan pendampingan,pelatihan dan sosialisasi," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari.

Penerimaan bantuan pulsa ini nantinya akan dilakukan dan ditentukan oleh satuan kerja di setiap Direktorat, kemudian diusulkan ke Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Kuasa Pengguna Anggaran akan menjaring siapa-siapa saja yang pantas mendapatkan bantuan ini, untuk mekanisme pencairan nantinya akan langsung di transfer oleh bendahara di masing-masing direktorat atau instansi terkait.

"Apabila ada satuan kerja atau setker yang membutuhkan biaya penggantian, bisa langsung mengusulkan atau mengajukan diri ke Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) masing-masing. Kemudian akan diproses dan diverifikasi sesuai dengan kebutuhannya, daftar namanya ada, KPA akan mempertimbangkan apakah layak menerima dan apabila suda disetujui bendahara akan segera  memberikan bantuan kepada masyarakat yang berhak mendapatkannya,"kata Rahayu Puspasari.

Setiap masyarakat atau penerima akan mendapatkan bantuan subsidi pulsa dengan nominal yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan kegiatan, maksimal perorang akan mendapatkan bantuan pulsa dan paket data senilai Rp 150 ribu perbulan.(Sumber : pikiran-rakyat.com)