Ayo Sikat ! BLT atau Bantuan Pemerintah Rp 2,4 Juta Masih Dibuka, Cuma Siapkan KTP Langsung Diproses

Ayo Sikat ! BLT atau Bantuan Pemerintah Rp 2,4 Juta Masih Dibuka, Cuma Siapkan KTP Langsung Diproses

Minggu, 18 Oktober 2020

Belajardirumah.org -    Sikat bro! BLT atau bantuan pemerintah Rp 2,4 juta masih dibuka, cuma lakukan hal ini langsung diproses!


Jangan kelewat, Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini bisa jadi milik anda. Lumayan buat buka usaha, atau tambahan modal pakai bantuan pemerintah ini.


Pemerintah kasih BLT alias Banpres Produktif Rp 2,4 juta buat para pelaku Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM).


Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) menyalurkan BLT tersebut.


Yup, bantuan pemerintah ini diberikan selama pandemi Covid-19. Bantuan tersebut diperpanjang lagi hingga akhir November 2020.


Maka dari itu pendaftaran BLT UMKM masih dibuka sampai saat ini. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM, Hanung Harimba Rachman


"Masih (dibuka). Pagi ini BPUM (Banpres Produktif Usaha Mikro) ditambah menjadi (totalnya) 12 juta penerima," jelasnya dikutip dari Kompas.com.


"Dengan demikian waktu pendaftarannya diperpanjang hingga akhir November 2020," sambungnya.


Kuy lihat syarat dan cara dapetin bantuan pemerintah di bawah ini, lumayan buat modal usaha.


Berikut syarat-syarat yang harus diperhatikan untuk mendapatkan BLT UMKM:


  • Memiliki usaha berskala mikro
  • WNI
  • Bukan ASN (Aparatur Sipil Negara), TNI/POLRI, pegawai BUMN/BUMD
  • Tidak sedang memiliki pinjaman di bank dan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Bagi pelaku usaha mikro yang alamat usahanya berbeda dengan alamat domisili sebagaimana tercantum di KTP, maka dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).


Hanung menjelaskan, bagi masyarakat yang memenuhi syarat tersebut bisa menyurati atau menelpon dinas Koperasi dan UMKM di daerah.


"Caranya surati atau telepon dinas yang menangani Koperasi dan UMKM untuk diusulkan menjadi calon penerima BPUM," tutur Hanung.


"Dinas akan melakukan verifikasi dan mengusulkan kepada Kemenkop UKM," kata Hanung.


Selain itu bisa diusulkan ke:


  • Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum
  • Kementerian/lembaga
  • Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK.

Pendaftar bisa melengkapi data usulan dengan memenuhi sejumlah persyaratan seperti NIK, Nama lengkap, Alamat tempat tinggal (sesuai KTP), Bidang usaha Nomor telepon.


Bantuan itu nantinya akan disalurkan ke penerima melalui nomor rekening yang bersangkutan secara langsung dan tidak bertahap.


Jika penerima bantuan belum memiliki nomor rekening, maka akan dibuatkan pada saat pencairan oleh bank penyalur (BRI, BNI, dan Bank Syariah Mandiri).


Bantuan itu bukan pinjaman atau kredit, melainkan hibah. Sehingga penerima tidak akan dikenai biaya apa pun dalam proses penyalurannya.