UPDATE ! Jadwal BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Gelombang 2 dan Tahap 5 Cair ke BNI, BRI, hingga BCA

UPDATE ! Jadwal BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Gelombang 2 dan Tahap 5 Cair ke BNI, BRI, hingga BCA

Minggu, 04 Oktober 2020

Belajardirumah.org -   Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menegaskan bahwa bantuan langsung tunai atau BLT subsidi gaji telah mencapai tahap terakhir. Tahap terakhir ini yakni batch V. 


Menurut Menaker Ida, untuk Batch V pada 29 September 2020, pihaknya menerima 578.230 data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan. Namun pada 30 September 2020, pihaknya menerima tambahan data sebanyak 40.358 calon penerima.


“Agar memudahkan proses dan simplifikasi data, kami anggap tambahan data tersebut sebagai bagian dari data tahap V, sehingga totalnya sebanyak  618.588 data penerima,” kata Ida dalam konferensi pers virtual pada Kamis, 1 Oktober 2020.


Menurutnya, setelah seluruh tahap penyaluran ini selesai, maka penyaluran BSU termin I pun telah usai.


Selanjutnya, dalam waktu kurang lebih 2 minggu ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan penyaluran subsidi upah termin pertama ini. Sedangkan untuk penyaluran termin II direncanakan mulai diberikan pada akhir Oktober 2020. 


“Insya Allah untuk subsidi bulan November-Desember. Kami salurkan subsidi termin II akhir Oktober (2020),” katanya.


Menurut Menaker Ida, hingga saat ini data yang telah diterima oleh Kementerian Ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 12.4 juta  orang. 


“Dari data ini telah disalurkan bantuan kepada 10.778.261 penerima atau 92,48 persen. Sementara yang masih dalam proses pengiriman dari perbankan penyalur adalah sebanyak 745.669 orang. Seluruh proses ini dimulai sejak tanggal 24 Agustus 2020,” katanya.


Secara lebih rinci, bantuan subsidi gaji tahap I telah tersalurkan kepada 2.484.429  penerima atau setara 99,38 persen dari total penerima sebanyak 2,5 juta orang, tahap II telah tersalurkan kepada 2.981.533 penerima atau setara 99,38 persen dari total 3 juta orang.


Sementara tahap III tersalurkan kepada 3.476.122 penerima atau setara 99,32 persen dari total 3,5 juta orang, dan tahap IV telah tersalurkan kepada 1.836.177 penerima atau setara 69,18 persen dari total 2,6 juta orang. Sementara untuk tahap V, saat ini masih dalam proses cek kelengkapan data.


Menaker Ida mengemukakan, selama proses penyaluran BSU dari tahap I, terdapat beberapa kendala yang ditemukan, sehingga menghambat penyaluran BSU, antara lain, duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, dan rekening tidak valid dan dibekukan. Kendala lainnya adalah rekening pekerja  tidak sesuai dengan NIK atau rekening tidak terdaftar.


“Namun jangan khawatir, kami berupaya sebaik- baiknya untuk memeriksa dan melakukan ceklis sebelum menyalurkan bantuan melalui Bank penyalur,” ucapnya.


Untuk pencairan BLT Subsidi Gaji Tahap 5 pada akhir Oktober 2020, bank BUMN seperti Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN akan diutamakan. Sementara bank swasta seperti BCA akan sedikit lebih lama.


Dalam kesempatan ini, Menaker Ida juga menjelaskan  selain para pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta, terdapat sektor lain yang juga sangat membutuhkan bantuan subsidi, yakni para guru honorer dan guru agama. Oleh karena itu, Kemnaker akan menyerahkan sisa anggaran dan mengembalikannya ke Bendahara Negara.


“Selanjutnya sisa anggaran bantuan subsidi upah akan direlokasi untuk bantuan penghasilan bagi guru honorer dan guru agama  dengan Kemendikbud dan Kemenag sebagai leading sector,” kata Ida.