GAWAT ! BLT BPJS Tahap 4 Tidak Bisa Cair ke 7 Rekening Ini, Berikut Alasannya Yang Wajib Diketahui Pekerja/Karyawan

GAWAT ! BLT BPJS Tahap 4 Tidak Bisa Cair ke 7 Rekening Ini, Berikut Alasannya Yang Wajib Diketahui Pekerja/Karyawan

Minggu, 22 November 2020

Belajardirumah.org - Alhamdulillah kabar gembira, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah mencairkan BLT BPJS Ketenagakerjaan gelombang 2 tahap 4 atau subsidi upah. Namun ada 7 rekening yang tidak akan cair BLT BPJS Tahap empatnya, Rekening apa saja? Simak selengkapnya dibawah ini.


Ternyata meski sudah dicairkan, ada sebagian pekerja yang dikabarkan BLT BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa cair. Hal tersebut lantaran ada rekening yang bermasalah milik pekerja.


Persoalan BLT BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa cair ke rekening tertentu ini pernah disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada saat penyaluran BLT subsidi upah BPJS Ketenagakerjaan tahap 3 lalu.


Disebutkan Menaker Ida bahwa 151 ribu rekening diketahui tengah bermasalah sehingga tidak bisa mendapat BLT BPJS Ketenagakerjaan.


"Terdapat rekening yang tidak sesuai NIK dan rekening yang tidak terdaftar di kliring. Jumlahnya rekening bermasalah ini mencapai 151 ribu rekening,” jelas Menaker Ida dikutip pada Kamis, 12 November 2020 pekan lalu seperti dikutip KabarJoglosemar.com dari laman Kemnaker.


Bicara soal BLT dan penyalurannya, ada hal yang perlu diketahui yakni BLT tidak bisa cair ke 7 rekening ini.


7 rekening bermasalah yang tidak bisa dapat BLT BPJS Ketenagakerjaan diantaranya adalah sebagai berikut:


1. Duplikasi rekening

2. Rekening sudah tutup

3. Rekening pasif

4. Rekening tidak valid

5. Rekening yang telah dibekukan

6. Rekening tidak sesuai NIK

7. Rekening kliring


Karena itulah Menaker berharap masyarakat berhak mendapat subsidi upah namun masih terkendala, untuk segera berkomunikasi dengan manajemen perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan agar datanya dapat diperbaiki.


“Karena sumber datanya dari BPJS Ketenagakerjaan, sehingga penyelesaian data ini harus dikoordinasikan dengan mereka juga. Barulah nanti BPJS Ketenagakerjaan akan menyampaikan koreksi kepada Kemnaker,” papar Menaker.


Sebetulnya, terkat persoalan rekening tersebut sudah diatur dalam Permenaker Nomor 14 Tahun 2020. Dalam peraturan tersebut memuat syarat yang wajib dipenuhi agar pekerja bisa dapat BLT BPJS Ketenagakerjaan gelombang 2 tahap 4 maupun seterusnya.


Berikut ini syarat lengkapnya penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan gelombang 2:


1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)

2. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS - Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan,

3. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJSKetenagakerjaan,

4. Pekerja/buruh penerima upah,

5. Memiliki rekening bank yang aktif,

6. Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJSKetenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020


Secara teknis, penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan gelombang 2 tahap 4 nanti akan sama seperti tahap sebelumnya.


Dimana pekerja akan mendapat transfer dana senilai Rp 1,2 juta yang dicairkan dari bank penyalur langsung ke rekening masing-masing pekerja.


Untuk itulah, keberadaan rekening aktif sangat diperlukan untuk penyaluran dana BLT subsidi gaji bagi pekerja.


Saat ini penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan gelombang 2 sudah masuk tahap 4 dengan total penerima sebanyak 2,44 juta pekerja.


Adapun total penerima dari tahap 1 hingga tahap 4 sudah sejumlah 10,48 juta penerima dari total target pemerintah 12,4 juta pekerja.


Demikian informasi dari belajardirumah.org berikan mengenai BLT BPJS Ketenagakerjaan Tahap 4 Tidak Bisa Cair ke 7 Rekening Ini, Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk rekan-rekan semua yang berada diseluruh Indonesia.***