HORE! BLT Rp 900 Ribu Hingga Rp 2 Juta Untuk Siswa Cair, Gelombang Kedua Menyusul, Cek Jadwal Pencairannya -->

HORE! BLT Rp 900 Ribu Hingga Rp 2 Juta Untuk Siswa Cair, Gelombang Kedua Menyusul, Cek Jadwal Pencairannya

Jumat, 15 Januari 2021

Belajardirumah.org -  Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI bagi masyarakat, dalam rangka menopang kebutuhan masyarakat di tengah pandemi sudah dicairkan.


Salah satunya Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi anak sekolah melalui Program Keluarga Harapan (PKH).


"Sudah dicairkan untuk yang pertama pada 7 Januari lalu. Untuk jadwal pencairan selanjutnya akan berlangsung di bulan Febuari secara bertahap," ungkap Direktur Jaminan Sosial Keluarga (JSK) Rachmat Koesnadi, Selasa 12 Januari 2021.


Ia mengatakan, bagi pelajar yang menerima akan disesuaikan dengan tingkat pendidikannya. Dimana untuk pelajar SD akan menerima Rp225.000, SMP sebesar Rp375 ribu dan SMA sebesar Rp500 ribu.


"Rinciannya kalau ditotal setahun itu SD bisa dapat Rp900 ribu, lalu setahun anak SMP bisa dapat BLT capai Rp1.500.000 dan BLT SMA itu capai Rp2 juta," kata Rachmat


BLT bagi para pelajar tersebut disalurkan dalam kurun waktu satu tahun dengan 4 kali masa pencairan di mulai Januari, April, Juli dan Oktober.


BLT bisa diambil di Bank BUMN yang telah ditunjuk pemerintah di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN. Namun sebelum mengambil ada syarat yang harus dipenuhi. Nah, bagaimana cara mendapatkannya bisa disimak sebagai berikut;


• Supaya bisa mendapatkan BLT pelajar orang tua murid harus memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).


Penerima KIP harus terdaftar di lembaga pendidikan formal (SD/SMP/SMA/SMK) dan non formal (PKBM/SKB/LKP) di daerah masing-masing.


• Penerima KIP juga harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lembaga pendidikan.


• Bagi keluarga yang tidak memiliki KIP tetap berhak mendapatkan BLT dengan melakukan pendaftaran dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke lembaga dinas pendidikan terdekat.


• Bagi siswa yang tidak punya KKS tidak perlu khawatir, orang tua siswa bisa meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW hingga kelurahan masing-masing sebagai syarat mendaftarkan ke dinas pendidikan.


Sebagai informasi, untuk melakukan pengecekan terhadap status BLT anak sekolah bisa di akses melalui SiPintar https://pip.kemdikbud.go.id. BLT pendidikan ini diberikan atas kerjasama antara Kemensos, Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama.