Masyallah, Cerita Penggali Makam Lihat Jenazah Syekh Ali Jaber "TERSENYUM" Sebelum Dikubur -->

Masyallah, Cerita Penggali Makam Lihat Jenazah Syekh Ali Jaber "TERSENYUM" Sebelum Dikubur

Sabtu, 16 Januari 2021

Belajardirumah.org -  Penggali makam, Amin (53), mengaku sempat melihat jenazah Syekh Ali Jaber saat proses penguburan. Amin menyebut jenazah Syekh Ali Jaber tersenyum.


"Senyum manis," kata Amin saat berbincang dengan wartawan di depan Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an, Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021).


"Alhamdulillah lebih ganteng, kayak yang dulu-dulu," tambahnya.


Amin merupakan salah seorang yang menggali makam Syekh Ali Jaber. Dia bersyukur proses penggalian makam Syekh Ali Jaber berjalan lancar.


"Alhamdulillah bagus, tanahnya bagus, nggak banjir. Alhamdulillah lancar," ujar Amin.


Amin mengaku diminta oleh Ustaz Yusuf Mansyur untuk menggali kubur dari Syekh Ali Jaber.


Diberitakan sebelumnya, Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini di RS Yarsi. Syekh Ali Jaber meninggal setelah 19 hari dirawat di rumah sakit.


Syekh Ali Jaber sebelumnya dirawat di rumah sakit karena terpapar COVID-19. Namun, sebelum meninggal, Syekh Ali Jaber sudah dinyatakan negatif COVID-19.


Jenazah Syekh Ali Jaber dimakamkan di Ponpes Daarul Quran. Sebelum dimakamkan, jenazah Syekh Ali Jaber terlebih dahulu di bawa ke kediamannya di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.


Syekh Ali Jaber telah dimakamkan di Komplek Pondok Pesantren Daarul Quran, Cipondoh, Tangerang, Kamis (14/1/2021) sore tadi.


Usai dimakamkan, penggali kubur Syekh Ali Jaber meninggalkan area dan sempat memberikan keterangan seputar prosesi pemakaman pendakwah 44 tahun ini.


"Nggak ada kendala (menggali kubur)," kata Amin, si penggali kubur.


Amin juga sempat melihat wajah Syekh Ali Jaber sebelum akhirnya dikubur. Menurutnya, wajah da'i kelahiran Madinah ini terlihat tampan.


"Alhamdulillah lihat (wajah Syekh Ali Jaber), masih ganteng kayak yang dulu-dulu," kata Amin.


"Senyum manis," katanya menuturkan.


Amin juga sempat mengungkap sosok Syekh Ali Jaber. Ia menganggap rekan Ustaz Yusuf Mansur itu memiki budi pekerti baik dan patut dijadikan contoh.


"Orangnya baik," ucap Amin.


Mengenai dirinya yang menjadi penggali kubur makam Syekh Ali Jaber, Amin menuturkan hal itu adalah amanat Ustaz Yusuf Mansur.


"Permintaan beliau, ya (Ustaz Yusuf Mansur) memang kalau memakamkan sama saya," terangnya.


Syekh Ali Jaber tutup usia pada 44 tahun di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Kamis (14/1/2021) pukul 08.30 WIB.


Sebelum meninggal dunia, Syekh Ali Jaber dinyatakan positif corona sejak akhir Desember 2020. Namun sehari jelang kepergian, hafidz kelahiran Madinah itu sudah negatif Covid-19.

Demikian info yang dapat kami sampaikan.