Bapak Ibu Guru Tolong Dipahami ! Info Terbaru Dari Nadiem Terkait DANA BOS 2021, Semoga Berkah -->

Bapak Ibu Guru Tolong Dipahami ! Info Terbaru Dari Nadiem Terkait DANA BOS 2021, Semoga Berkah

Rabu, 17 Februari 2021

Belajardirumah.org - Jakarta, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan mulai tahun 2021 besaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler antar daerah tidak akan lagi sama ataubterjadi penyesuaian.


Menurutnya, dana BOS nantinya akan menyesuaikan sejumlah faktor penentu yang sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.


“Penyesuaian besaran Dana BOS Reguler dilakukan demi mendukung percepatan pendidikan di sekolah-sekolah yang berada di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T),” ujar Nadiem dalam keterangan resminya dari Sorong Palua seperti dikutip redaksi Industry.co.id..


Nadiem menjelaskan bahwa Dana BOS akan dihitung berdasarkan jumlah siswa dikalikan satuan biaya yang ditetapkan Kemendikbud. 


Namun sebutnya, ada pengecualian bagi sekolah di daerah 3T.


“Bagi sekolah di daerah 3T, meskipun siswanya kurang dari 60 orang, jumlah siswa tetap dihitung 60 orang,” ujarnya.


Dengan menggunakan regulasi baru tersebut, lanjut Mendikbud, Kabupaten Sorong dipastikan bakal mendapatkan kenaikan Dana BOS Reguler lebih dari 30 persen.


“Dana BOS Reguler di daerah 3T akan lebih besar dari daerah lain. Paling tinggi, ada yang mendapat tiga kali dari yang didapatkan pada tahun 2020. Kebijakan ini diambil sebagai salah satu upaya pemerataan pendidikan,” ujarnya. 


Kabupaten Intan Jaya di Provinsi Papua misalnya, akan menerima kenaikan tiga kali dari yang didapatkan pada tahun lalu.


Nadiem menegaskan, kebijakan penyesuaian besaran Dana BOS tersebut merupakan lanjutan transformasi pembiayaan pendidikan yang dilakukan oleh Kemendikbud.


"Ini menjadi prioritas kerja pada 2021," pungkasnya.


Selain itu, sebelumnya, Nadiem juga mengungkapkan telah mengunjungi langsung beberapa sekolah di Sorong Papua.


"Hari pertama kunjungan di papua barat saya awali dengan diskusi soal pemanfaatan TIK dari @kemendikbud.ri. Karena digitalisasi merupakan prioritas kami di 2021," ungkap Nadiem dilansir redaksi Industry.co.id dari laman Instagram miliknya pada Rabu.


"Saya juga ketemu sama anak-anak SMK dengan berbagai keahlian, dan peralatan mereka dalam belajar yang patut diacungi dua jempol," ucap Nadiem lagi.


Nadiem juga mengungkapkan bahwa anak-anak sekolah di Sorong senang sudah bisa kembali melakukan belajar tatap muka disekolahnya.


"Disatu ruang kelas sempat juga saya dengar anak-anak bilang kalau mereka senang sudah bisa sekolah tatap muka," pungkas Nadiem.


sumber; industry.co.id


Demikian info yang dapat kami sampaikan.