SELAMAT! Insentif Guru Honorer Resmi Naik Rp 1 Juta per Bulan, Alhamdulilah Simak Selengkapnya -->

SELAMAT! Insentif Guru Honorer Resmi Naik Rp 1 Juta per Bulan, Alhamdulilah Simak Selengkapnya

Selasa, 23 Maret 2021

Belajardirumah.org - Menjawab asa guru tenaga Honor di Kabupaten Muratara, Pemerintah Daerah usulkan kenaikan insentif guru honor daerah di 2021. Saat ini tunjangan guru honor berkisar Rp700 ribu, namun di 2021 honor guru daerah di baikan menjadi Rp1 juta/bulan.


Hal ini diungkapkan secara langsung Kepala dinas Pendidikan, Muratara Sukamto,. Dia mengungkapkan, jumlah tenaga pendidik yang berbeda di kabupaten Muratara berjumlah 3.345. 


Dirinya juga akan menaikkan gaji para  guru honorer dari tingkat PAUD sampai dengan tingkat  SMP pada tahun anggaran 2021 ini sebesar satu juta rupiah.


“Soal kebaikan insentif guru honor sudah di bahas, kita tinggal menunggu di perubahan. Pak Bupati meminta insentif guru honor itu dinaikkan menjadi Rp1 juta sesuai dengan kemampuan daerah,” katanya. 


Dia mengungkapkan, kenaikan insentif guru honor ini tentunya hanya guru yang berada di bawah kewenangan Pemerintah daerah.


“Untuk guru paus juga termasuk karena kewenangan kita itu, PAUD, SD, dan SMP. Untuk SMA itu kewenangannya di Pemerintah Provinsi,” timpalnya.


Hal senada juga sepat disampaikan Bupati Muratara H Syarif Hidayat secara langsung saat peringatan PGRI yang laksanakan di depan kantor Bupati Muratara beberapa waktu lalu.


“Insentif guru honor akan dibagikan menjadi Rp1 juta sesuai dengan kemampuan daerah,” tegasnya. Di lain tempat, kondisi berbeda dialami oleh guru honor SMA di Muratara.


Padahal mereka juga mengharapkan adanya peningkatan tambahan insentif. Pasalnya, sejak kewenangan SMA di kembalikan ke Pemerintah Provinsi, SK guru honor SMA di daerah mulai terabaikan.


Iklima guru honorer SMA dari Kecamatan Muara Kulam, Kabupaten Muratara, mengungkapkan, sebelum kewenangan SMA di ambil alih Provinsi. Mereka masih menerima insentif guru pelosok dari kementerian.


Honor itu mereka terima berdasarkan SK dari Kabupaten yang di tandatangani Bupati, namun sejak kewenangan beralih ke Provinsi secara otomatis SK dari tingkat Kabupaten tidak berlaku lagi.


“Kami berharap keluhan kami bisa di respons sehingga kami bisa mendapatkan lagi SK honor dari Provinsi. 


Sehingga SK itu bisa diajukan ke kementerian untuk tambahan insentif guru honor daerah terpencil,” ucapnya.


Menurutnya, insentif yang mereka terima saat ini, belum mencukupi kebutuhan hidup. Sedangkan tugas mereka sama sama memiliki kewajiban memberikan ilmu dan pembelajaran terhadap pelajar. 







“kalau sudah ada SK dari provinsi dantentunya bisa diajukan ke kementerian untuk tambahan insentif itu pak,” tegasnya.


sumber; sumeks.co


Demikian info yang dapat kami sampaikan.