HORE Rejeki Nomplok ! Sertifikasi Guru Triwulan 1 Cair Minggu Ini, Sekaligus TPG Desember 2020 yang Tertunda -->

HORE Rejeki Nomplok ! Sertifikasi Guru Triwulan 1 Cair Minggu Ini, Sekaligus TPG Desember 2020 yang Tertunda

Rabu, 28 April 2021

Belajardirumah.org - Sebelum lebaran, Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau sertifikasi dan carry over Desember 2021 sudah dibayarkan.


Seperti diketahui, pemerintah belum membayarkan sertifikasi bulan Desember 2020 dan triwulan I tahun 2021.


Di grup facebook info sertifikasi guru, disejumlah daerah sudah melakukan pencairan.


"Alhamdulillah Triwulan I tingkat SD Kabupaten Kampar Riau sudah masuk rekening jam 17.30 tadi. Semoga yang lain menyusul," tulis Saldom dalam grup tersebut.


"Alhamdulilah Kabupaten Tanggerang sertifikasi triwulan I 202` tadi sore sudah cair," tulis Eka Umi Shaqueena Sharique.


"Alhamdulillah sudah terbit SKTP," tulsi Yeni S. Namun ada sejumlah daerah yang belum cair.


"Sinjai Sulawesi Selatan belum cair hingga detik ini," tulis akun bernama Naidaharma.


"Untuk daerah Jawa Tengah apa sudah cair bapak/ibu? terimakasih," tulis Tri Doyo Saktiyono.


Sementara itu, untuk tingkat SMA sederajat, di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, rencananya pencairan sertifikasi akan dilaksanakan pekan depan.


Menurut Doni Akbar Mokodongan selaku Kasi Dikmen Cabdin Kota Kotamobagu dan Boltim, sertifikasi SMA/SMK cair pekan depan atau sebelum lebaran.


"Keterlambatan ini karena ada sejumlah guru yang belum valid data di dapodik, sehingga data tersebut harus dilengkapi terlebih dahulu sebelum pencairan. Terkait SK dirjen sudah ada untuk seluruh guru sertifikasi," kata Doni kepada Portal Sulut, Jumat 23 April 2021.


Katanya, sertifikasi yang akan dibayarkan ini untuk bulan Desember 2020 hingga Maret 2021.


Hal serupa juga bakal terjadi untuk guru SD dan SMP.


Kepala bidang (Kabid) Pendidikan dasar (Dikdas) Disdik Kotamobagu Kusnadi Pobela SPd MPd mengatakan untuk carry over Desember 2020 jumlah penerima di Kotamobagu 521 orang.


Tahap 1 ada 484 orang sudah tahap pembayaran dengan anggaran sebesar Rp2.059.680.500.


"Untuk tahap 2 carry over sebanyak 37 orang menyusul sebesar Rp156.083.600," kata Kusnadi Jumat 23 April 2021.


Sementara itu untuk sertifikasi triwulan 1 (Januari-Maret) tahun anggaran 2021 yang sudah terbit SK 504 orang.


"Proses pengusulan pembayaran Tahap 1 sebanyak 487 orang dengan dana sebesar Rp6.166.962.200. Sisanya akan diproses pada tahap 2. Itu untuk sertifikasi tingkat SD dan SMP," sambungnya.


Seperti diketahui, keterlambatan pembayaran sertifikasi guru untuk triwulan 4 2020 terjadi di seluruh Indonesia. Ini terjadi bukan lantaran masalah administrasi tapi memang anggaran di pusat hingga akhir tahun 2020 yang tidak mencukupi.


Sementara itu, untuk tahun 2021 ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membidik sertifikasi 10.000 guru dan tenaga kependidikan.


Mendikbud Nadiem Makarim mengaku, pelaksanaan sertifikasi guru bertujuan meningkatkan kesejahteraan guru. Maka dari itu, proses sertifikasi akan terus berjalan di tahun ini.


"Target kami peningkatan kesejahteraan. Makanya, kami pastikan sertifikasi guru dan tenaga pendidikan terus jalan," ucap Nadiem awal tahun lalu.***


Sumber : portalsulut.pikiran-rakyat.com