Hasil Seleksi PPPK Diumumkan, Nadiem Sebut Jumlah Peserta yang LULUS Meningkat, Alhamdulillah Bunda -->

Hasil Seleksi PPPK Diumumkan, Nadiem Sebut Jumlah Peserta yang LULUS Meningkat, Alhamdulillah Bunda

Kamis, 07 Oktober 2021

Belajardirumah.org - Hasil seleksi kompetensi tahap I Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) Guru 2021 untuk menjadi guru aparatur sipil negara (ASN) direncanakan diumumkan, Jumat, 8 Oktober 2021 pukul 09.00 WIB. Pengumuman dapat diikuti melalui siaran langsung di kanal YouTube Kemendikbud RI.


Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengindikasi ada afirmasi tambahan setelah penundaan pengumuman, sehingga jumlah guru yang lolos seleksi P3K bertambah.


Nadiem menyebutkan, angka 100.000 guru honorer lolos seleksi yang disampaikan saat rapat kerja (raker) dengan Komisi X DPR merupakan mereka yang memenuhi passing grade.


“Kenapa ada penundaan adalah karena kami mendengarkan apresiasi dari berbagai macam pihak, guru-guru honorer dan kami memperjuangkan aspirasi itu di panselnas (panitia seleksi nasional), maka ada kemunduran karena ada diskusi,” kata Nadiem menjawab pertanyaan Beritasatu.com, usai acara dialog bersama siswa, guru, mahasiswa, dosen, dan dunia usaha dan dunia kerja (DUDI) di Politeknik Negeri Bali, Badung, Bali, Kamis .


”Ini kabar gembira karena kalau enggak ada kemunduran berarti sama saja hasilnya. Tapi, kalau ada kemunduran harapannya lebih banyak waktu untuk bisa memperjuangkan aspirasi para guru honorer,” sambungnya.


Untuk itu, Nadiem meminta para guru honorer tetap bersabar menunggu pengumuman resmi yang akan diumumkan pekan ini. “Mohon sabar ditunggu, saya enggak bisa kasih tahu persisnya kapan. Jangan terlalu khawatir, tapi insya Allah bisa minggu ini,” ucapnya sambil tersenyum.


Nadiem juga menuturkan, apapun hasil yang akan diumumkan oleh panselnas merupakan hasil diskusi bersama setelah mendengar aspirasi dari masyarakat khususnya dari para guru honorer peserta P3K.


“Ada diskusi mengenai afirmasi dan topiknya itu bagaimana kita memperjuangkan afirmasi yang bisa diterima untuk bisa mengakomodasi lebih banyak guru-guru yang layak menjadi P3K,’ ucapnya.

Sumber : beritasatu.com