INFO PENTING! Hanya Kriteria Guru Ini yang Berhak LULUS Seleksi PPPK Tahap II Sesuai ATURAN Baru Mendikbudristek Nadiem -->

INFO PENTING! Hanya Kriteria Guru Ini yang Berhak LULUS Seleksi PPPK Tahap II Sesuai ATURAN Baru Mendikbudristek Nadiem

Selasa, 19 Oktober 2021

Belajardirumah.org - Pelaksanaan PPPK Guru tahap 2 segera dibuka. Seleksi PPPK Guru tahap 2 dimulai dengan pemilihan formasi.


Peserta bisa memilih formasi dalam satu wilayah kewenangan.


Misal Guru SMP dan SD bisa memilih formasi dalam satu kabupaten, guru SMA bisa memilih formasi dalam satu provinsi.


Adapun jadwalnya adalah:


1. Pengumuman dan Pemilihan Formasi II: 24-30 Oktober 2021


2. Pengumuman daftar peserta, waktu dan tempat seleksi PPPK Guru II: 4 November 2021


3. Cetak kartu peserta seleksi PPPK Guru: 4-7 November 2021


4. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi II: 8-12 November 2021


5. Pengumuman hasil Seleksi Kompetensi II: 18 November 2021


6. Masa sanggah II (masa pengajuan sanggah): 19-21 November 2021.


7. Jawab sanggah II (tanggapan sanggah): 21-27 November 2021


8. Pengumuman pasca masa sanggah II: 28 November 2021.


Adapun pesertanya adalah:


a. Guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi I;


b. Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara yang tidak lulus seleksi kompetensi I;


c. Guru Swasta yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dan terdaftar sebagai guru di Dapodik; dan


d. Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemdikbudristek


Nah, bagaimana strategi bisa lulus tahap 2?


"Saya berusaha menjaga kesehatan, rajin membaca buku-buku dari Kemendikbudristek untuk kelas 10-12, juga dari internet. Pengalaman mengajar 14 tahun juga banyak yang keluar di ujian terutama bagian studi kasus pengajaran ke murid," kata Ade Taufik Kurahman dari SMA Negeri 1 Pamijahan Kabupaten Bogor, yang lulus pada tahap 1.


"Saya belajar dari buku-buku terutama untuk materi pembelajaran kelas 7,8,9, juga mengunduh soal-soal yang ada di internet," tulis Siti Ratma Suryani dari SMP Negeri 5 Lingsar Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat, lulus tahap 1.


Sekretaris Ditjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani mengatakan untuk tahap 2 tidak ada afirmasi bagi guru induk.


Guru non-induk punya hak sama dengan guru induk. Kalau nilainya lebih tinggi dari guru induk, maka mereka yang berhak lulus.


Menurut Nunuk peluang untuk lulus tahap 2 cukup besar. Ini lantaran formasi yang dibuka masih cukup besar.


Nunuk menyarankan para guru honorer terus belajar mempelajari modul-modul yang diberikan Kemendikbudristek dalam program guru belajar mandiri.


Selain itu para guru honorer mengingat kembali materi soal pada tahap I.


Mendikbudristek Nadiem Makarim memberi selamat kepada para guru yang lolos.


“Mewakili Kemendikbudristek kami menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya untuk para guru honorer yang dinyatakan lulus ujian seleksi pertama dan mendapatkan formasi. Ini merupakan gerbang baru bagi pengabdian bapak dan ibu untuk lebih optimistis bergerak bersama dalam mewujudkan SDM unggul Indonesia melalui Merdeka Belajar,” kata Mendikbudristek.


“Kepada para peserta yang belum lulus, jangan berkecil hati. Tetap semangat karena ujian seleksi kesempatan kedua dan ketiga masih sangat terbuka. Fokuskan energi dan konsentrasi untuk berusaha lebih baik lagi,” ucap Nadiem.*** Sumber : https://pikiran-rakyat.com/