KABAR TERBARU Kemendikbudristek untuk Guru Honorer Peserta Seleksi PPPK Tahap 2 Usai Diundurnya Hasil Sanggah dan Pemilihan Formasi PPPK Tahap 2 -->

KABAR TERBARU Kemendikbudristek untuk Guru Honorer Peserta Seleksi PPPK Tahap 2 Usai Diundurnya Hasil Sanggah dan Pemilihan Formasi PPPK Tahap 2

Selasa, 26 Oktober 2021

Belajardirumah.org - Tahapan seleksi kompetensi PPPK Guru tahap 2 menurut rencana dimulai tanggal 24 Oktober 2021. Namun ternyata mengalami pengunduran jadwal dari yang sebelumnya.


Pada seleksi PPPK Guru tahap I ada sekitar 53,7 persen formasi guru telah terisi dari 322.665 formasi guru ASN PPPK dengan pelamar pada ujian seleksi tahap pertama (I).


Sebanyak 173.329 guru honorer dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I atau pertama.


Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, dalam akun instagramnya, Sabtu 23 Oktober 2021 memberitahukan adanya pengunduran jadwal tersebut


Oleh karena itu bagi peserta tes PPPK Guru tahap I agar semua peserta memperhatikan pengumuman tersebut.


Kemendikbudristek mengumumkan penundaan pengumuman hasil sanggah PPPK Guru tahap 1.


Selain itu, tahapan seleksi kompetensi PPPK Guru tahap 2 juga ikut diundur.


Dengan demikian bag peserta PPPK Guru yang akan mengkuti tes seleksi tahap 2 juga mengalami pengunduran jadwal atau penyesuaian.


"Bapak Ibu YTH, Pengumuman hasil sanggah 1 dan pengumuman dan pemilihan formasi 2 mengalami kemunduran. Revisi jadwal akan segera disampaikan di portal resmi gurupppk.kemdikbud.go.id. Terimakasih," tulis Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, dalam akun instagramnya, Sabtu 23 Oktober 2021.


Hal tersebut membuat sejumlah peserta PPPK Guru tahap 1 bingung saat melihat akun SSCASN tertulis PRA SANGGAH.


"Assalamualaikum, mohon pencerahannya bapak/ibu. Saya cek tadi jam 10.00 di akun pernyataannya lain. Setelah jam 18.30 udah lain lagi. Kira2 ada yang bisa menjelaskan," tulis Anita dalam grup facebook PPPK.


Selanjutnya Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan dalam cuitan di twitter meminta peserta PPPK guru tahap 1 tak usah bingung soal perubahan status di akun SSCASN.


"Bagi peserta P3K Guru Tahap I yg masih bingung dg info di SSCASN, 8 Okt lalu adalah PENGUMUMAN KELULUSAN PRA SANGGAH.


Nanti akan ada PENGUMUMAN KELULUSAN PASCA SANGGAH, & dimulai proses pengisian DRH (Daftar Riwayat Hidup).


Tak perlu pusing & gundah lagi. Tunggu pengumuman dr GTK Kemendikbudristek," tulis M. Ridwan 21 Oktober 2021.


Kapan pemberkasan PPPK Guru tahap 1?


M. Ridwan menjelaskan jadwal menunggu jadwal Kemendikbudristek /BKD.


"Pengisian Daftar Riwayat Hidup di SSCASN bagi yg "L" SelKom P3K Guru Tahap I baru bisa dilakukan setelah Pengumuman Pasca Sanggah Tahap I (20 Okt 2021).


Sabar ya, posisi panjenengan masih mungkin bergeser jika sanggahan ranking II diterima.


Tunggu aba2 Kemendikbudristek /BKD," tulis M. Ridwan dalam akun twitter sebelumnya.


Selanjutnya untuk tahap 2


Untuk tahap 2 ini, ada 4 kelompok yang bisa ikut, yakni:


a. Guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi I;


b. Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara yang tidak lulus seleksi kompetensi I;


c. Guru Swasta yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dan terdaftar sebagai guru di Dapodik; dan


d. Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemdikbudristek.


Merujuk pada tahapan PPPK tahap 1, peserta sebelum ikut seleksi kompetensi tahap 2 harus memilih formasi.


Peserta yang akan mendaftar dapat melihat instansi mana saja yang membuka kesempatan melalui menu Daftar Instansi yang Membuka Pendaftaran di beranda ssacsn.bkn.go.id.


Sebelumnya juga, Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, memberikan solusi bagi peserta tahap 2.


Menurut Nunuk peluang lulus tahap 2 lebih besar. Ini lantaran formasi yang dibuka masih cukup besar.


“Bagi yang belum lulus tahap 1 jangan berkecil hati. Yang lulus sebanyak 173 ribu itu baru 35% dari formasi yang tersedia. Kami terus berusaha agar 306 ribu yang ada terisi semua di seleksi saat ini,” kata Nunuk.


Nunuk menyarankan para guru honorer terus belajar mempelajari modul-modul yang diberikan Kemendikbudristek dalam program guru belajar mandiri.


Selain itu para guru honorer mengingat kembali materi soal pada tahap I


“Tidak usah ikut bimbel berbayar. Yang bisa menolong Bapak dan Ibu (guru) adalah diri sendiri dengan mempersiapkan diri dan berdoa,” tutur Nunuk.


Untuk tahap 2 ini, terbuka bagi para guru untuk berkompetisi seluruhnya. “Seluruh guru honorer baik induk maupun swasta sudah terbuka berkompetisi seluruhnya dan dilihat nilai tertingginya. Baik guru induk atau noninduk, lulusan guru PPG, individu yang memiliki sertifikat guru, dan belum mengajar. Seleksi kedua boleh memilih sekolah lain dan bukan sekolah sendiri tetapi masih dalam satu daerah kewenangan,” kata Nunuk.


“Bagi peserta yang belum maupun sudah lulus melewati NAB tetapi belum mendapat formasi, silakan daftar lalu memilih formasi lagi di SSCN BKN,” lanjut Nunuk.

Sumber : pikiran-rakyat.com