Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SELEKSI PPPK Tahap 3 Tahun 2022 Prioritaskan Guru Honor di Negeri dan Lulus PG, Ini Kata Sesditjen GTK Kemendikbud

 

Belajardirumah.org -  Kapan PPPK Tahap 3 Tahun 2022 dilaksanakan? Hal tersebut sering menjadi pertanyaan. Sekretaris Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesditjen GTK Kemendikbudristek), Nunuk Suryani baru saja menjelaskan tentang PPPK Tahap 3 Tahun 2022, Kamis, 10 Maret 2022.


Namun, sebelum ke penjelasan dari Sesditjen GTK Kemendikbudristek), Nunuk Suryani, terdapat pula pemilihan formasi dan ujian seleksi PPPK Tahap 3 Tahun 2022, yang dikutip dari gurupppk.kemdikbud.go.id.


Berikut pemilihan formasi PPPK Tahap 3 Tahun 2022:


Bagi peserta yang akan melamar PPPK Tahap 3 yang tidak lulus Ujian Seleksi Kompetensi II dapat memilih kembali formasi di seluruh wilayah Indonesia.


Sementara itu, seleksi kompetensi III dapat diikuti oleh:


a. Pelamar merupakan seorang guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi II


b Pelamar merupakan seorang Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara yang tidak lulus seleksi kompetensi II;


c. Pelamar merupakan seorang Guru Swasta yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi II; dan


d. Pelamar merupakan seorang Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemdikbudristek yang tidak lulus seleksi kompetensi II.


Untuk ujian Seleksi Kompetensi III, Pelamar melaksanakan Ujian Kompetensi III sesuai Formasi yang dipilih nantinya.


Dikutip BeritaSoloRaya.com dari akun Instagram @nunuksuryani, menyatakan bahwa dirinya ikut rapat Panselnas pada hari Selasa.


Adapun keputusan yang dirumuskan berpihak pada guru honorer.


"Oh ya, Hari selasa, saya ikut rapat Panselnas, kami sedang merumuskan kebijakan yang berpihak pada guru honorer," ujarnya.


Ia mengatakan pula bahwa bagi yang lulus PG dan guru honor di negeri akan tetap menjadi prioritas.


"Bagi yang sudah PG dan guru honor di sekolah negeri tetap menjadi prioritas," ujarnya.


Hal ini juga menjadi kesempatan bagi yang belum mendapatkan kesempatan ujian.


"Bagi yang belum mendapat kesempatan ujian, akan mendapatkan kesempatan di Tahun 2022. Bersiaplah sahabatku," jelasnya.


Ia juga menambahkan untuk semangat dan sabar menunggu dalam doa terkait seleksi PPPK.


"Semua tetap semangat dan sabar menunggu dalam doa. Salam hangat penuh cinta buat para sahabat tercinta," terangnya.***