Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

UPDATE PPPK 2022: 8 Kategori Eks Guru Honorer Dapat 'Tiket Emas' Jadi ASN Tanpa Seleksi, Anda Termasuk? Coba Cek Di Link Ini

Belajardirumah.org -  Ada dua kabar terbaru untuk calon tenaga PPPK 2022. Pertama, pemerintah resmi mengurangi kuota PPPK.

Kedua, Eks guru honorer dengan kategori khusus, bisa langsung di angkat jadi PPPK tanpa tes.

Sebelumnya, rekrutmen PPPK 2022 sebanyak 1.086.128 formasi. Namun, kini pemerintah mengurangi jumlah tersebut menjadi 530.028 formasi.

Adapun formasi yang dibutuhkan oleh instansi pusat sebanyak 90.690, instansi daerah sekitar 439.338, kebutuhan daerah sebanyak 319.716 PPPK Guru, 92.014 PPPK Tenaga Kesehatan atau nakes, serta 27.608 PPPK Tenaga Teknis.

Pada perekrutan PPPK 2022 ini, honorer guru atau tenaga pendidik, seperti mendapat 'tiket emas' karena bisa langsung pengangkatan jadi ASN PPPK tanpa tes.

Perlu diketahui, dalam seleksi PPPK 2022, ada 2 kategori. Pertama, pelamar yang bisa langsung diangkat ASN PPPK tanpa tes.

Adapun pelaksanaan PPPK 2022, dasar pelaksanaan PPPK untuk Jabatan fungsional (JF) Guru 2022, telah ditulis pada Permen PANRB Nomor 20 Tahun 2022.

Peraturan yang digunakan itu mengganti regulasi sebelumnya, yakni Nomor 28 Tahun 2021.

Secara rinci, berikut adalah kategori guru honorer yang langsung diangkat jadi ASN PPPK 2022 dan tidak akan mengikuti tes.

1. Guru honorer K2 yang lulus passing grade pada PPPK 2021

2. Guru sekolah negeri yang lulus passing grade pada PPPK 2021;

3. Lulusan PPG yang lulus passing grade pada PPPK 2021;

4. Guru swasta yang lulus passing grade pada PPPK 2021;

5. Guru honorer K2 belum lulus passing grade pada PPPK 2021;

6. Guru honorer K2 pendaftar baru

7. Guru sekolah negeri yang memiliki masa kerja lebih dari 3 tahun belum lulus passing grade

8. Guru sekolah negeri yang memiliki masa kerja lebih dari 3 tahun, serta pendaftar baru.

Sementara bagi guru honorer yang akan ikut seleksi PPPK 2022, perlu diingat bahwa mekanisme seleksi yang digunakan di PPPK 2022 merupakan mekanisme penempatan, verifikasi, observasi, serta tes CAT UNBK.

Dalam penempatan formasi ini, dilakukan sesuai dengan kebutuhan Pemda yang berdasarkan jenis dan jabatan yang terdapat pada pemda masing-masing.

Di mana pada penempatan formasi itu, akan diisi terlebih dulu, oleh guru honorer yang telah lulus passing grade pada PPPK 2021.

Namun, jika masih ada formasi yang tersisa, maka akan diisi oleh pelamar P2, dan setelah itu jika masih ada sisa formasi barulah diisi oleh pelamar P3.

Selanjutnya, bila tetap masih ada sisa formasi barulah akan diisi oleh pelamar umum, dengan mengikuti tes CAT UNBK.