BERIKUT Ini Batas Akhir Pencairan Subsidi Gaji, Tinggal 4 Hari Lagi, Sudah Terima Belum?

BERIKUT Ini Batas Akhir Pencairan Subsidi Gaji, Tinggal 4 Hari Lagi, Sudah Terima Belum?

Sabtu, 26 Desember 2020

Belajardirumah.org -  Sejumlah karyawan masih menunggu kabar pencairan subsidi gaji untuk karyawan, apakah bisa cair atau tidak?


Data dari Kementrian Ketenagakerjaan, hingga 8 Desember 2020, masih ada 1.376.220 orang yang belum menerima bantuan BLT sebesar Rp1,2 juta.


Saat ini proses pencairan kepada rekening karyawan tersebut terus dilakukan.


Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan, pihak Kemnaker masih terus menyalurkan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan hingga sampai 30 Desember 2020.


“Kami masih ada waktu, terutama sampai akhir tahun anggaran ini yakni tanggal 30 Desember. Untuk itu, kita terus melakukan upaya-upaya, terutama bekerja dengan bank Himbara bagaimana mencairkan solusi terkait persoalan-persoalan yang menyangkut retur,” katanya.


Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, menjelaskan bahwa ada sejumlah rekening penerima subsidi gaji/upah yang bermasalah.


Sehingga, mereka tidak dapat bantuan subsidi gaji/upah sejak termin I meskipun memenuhi kriteria sebagai penerima.


Ia pun menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperbaiki rekening subsidi gaji/upah yang bermasalah, dengan cara mengonfirmasi kepada pekerja atau pemberi kerja.


Setelah itu, rekening yang aktif itu bisa diberikan kepada Kemenaker untuk bisa ditransfer.


“Tim kami di seluruh Indonesia bergerak cepat menghubungi seluruh pihak untuk bisa dilakukan perbaikan tentunya segera akan kita serahkan kepada Kemnaker,” tutupnya.


Sebelumnya juga Menaker Ida Fauziyah menerangkan jika realisasi penyaluran BSU tersebut memang belum mencapai 100%.


Hal tersebut dikarenakan pada termin pertama berdasarkan laporan Bank Penyalur terdapat sejumlah data rekening yang bermasalah dan tidak dapat ditransfer sehingga mengakibatkan retur.


“Atas adanya rekening retur tersebut, kami kembalikan kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk diperbaiki kembali,” kata Ida.